Skip to main content

The Tale dan Realita Sekolah : Pelecehan Bisa Dimulai dari Curhat


Beberapa film selesai ditonton lalu dilupakan. Tetapi ada juga film yang meninggalkan perasaan tidak nyaman karena terasa terlalu nyata.

The Tale adalah salah satunya.

Film ini bercerita tentang Jennifer, seorang perempuan dewasa yang menemukan kembali tulisan masa kecilnya saat berusia 13 tahun. Dalam ingatannya, ia merasa pernah memiliki hubungan “spesial” dengan pelatih olahraga yang lebih dewasa. Namun semakin ia mencoba mengingat kembali kejadian tersebut, Jennifer mulai menyadari bahwa dirinya sebenarnya sedang dimanipulasi dan dilecehkan oleh orang yang ia percaya.

Yang membuat film ini kuat adalah kenyataan bahwa semuanya tidak dimulai dengan kekerasan. Melainkan dari perhatian, kedekatan, dan rasa nyaman.

Tidak Semua Pelecehan Terlihat Menyeramkan

Banyak orang membayangkan pelecehan selalu identik dengan ancaman atau tindakan kasar. Padahal dalam kenyataannya, pelecehan sering muncul secara perlahan dan sulit disadari.

Kadang dimulai dari:

  • sering chat pribadi,
  • perhatian yang terasa “berbeda”,
  • menjadi tempat curhat paling dekat,
  • membuat siswa merasa paling dimengerti,
  • lalu perlahan mengaburkan batas antara kepedulian dan manipulasi.

Inilah yang sering disebut grooming.

Korban sering kali tidak langsung sadar bahwa dirinya sedang dimanipulasi. Bahkan ada yang merasa dirinya “spesial”, sampai akhirnya ketika dewasa baru memahami bahwa ada relasi kuasa yang disalahgunakan. Film The Tale menggambarkan hal itu dengan sangat kuat.


Guru Harus Menjadi Tempat Aman

Di sekolah, guru bukan hanya mengajar pelajaran. Bagi banyak siswa, guru juga bisa menjadi:

  • tempat bercerita,
  • pendengar,
  • sosok yang dipercaya,
  • dan tempat mencari rasa aman ketika mereka sedang memiliki masalah.

Karena itulah batas profesional sangat penting.

Perhatian dan kepedulian adalah bagian dari pendidikan. Namun ketika hubungan mulai melewati batas yang sehat, siswa bisa berada dalam posisi yang rentan tanpa menyadarinya.

Guru seharusnya membantu siswa bertumbuh, bukan membuat siswa terikat secara emosional secara tidak sehat. Kepercayaan siswa adalah tanggung jawab, bukan kesempatan untuk dimanfaatkan.


Untuk Para Siswa

Jika kalian merasa:

  • ada orang dewasa yang terlalu masuk ke kehidupan pribadi,
  • meminta hubungan dirahasiakan,
  • membuat kalian merasa tidak nyaman,
  • atau memanfaatkan cerita dan kelemahan kalian,

ketahuilah bahwa kalian berhak berkata tidak dan mencari bantuan. Curhat kepada guru atau orang dewasa seharusnya membuat siswa merasa aman, bukan bingung atau takut.


Pendidikan Bukan Hanya Tentang Nilai

Sekolah tidak cukup hanya mengajarkan akademik. Sekolah juga perlu mengajarkan:

  • batas relasi yang sehat,
  • penghormatan terhadap privasi,
  • keberanian berbicara,
  • dan pentingnya menjaga integritas.

Film The Tale mengingatkan bahwa luka karena penyalahgunaan kepercayaan bisa bertahan sangat lama. Karena itu, sekolah harus menjadi tempat yang benar-benar aman, tempat siswa didengar tanpa dimanfaatkan, dibimbing tanpa dimanipulasi, dan dihargai sebagai manusia.

Baca juga tulisan Sam Londo tahun 2023  Melacak Akar Masalah Pelecehan di Sekolah

Nonton di Apple TV : The Tale

Nonto di JustWatch TV : The Tale


Comments

© 2020 LondoGodong

Designed by Open Themes & Nahuatl.mx.