Pemerintah Mencabut TPP Guru yang Berkualitas Rendah


Guru sebagai pendidik merupakan sebuah panggilan hidup. Dimana dipundaknya dibebankan tugas yang sangat berat. Dulu pernah banyak orang menyebut guru pahlawan tanpa tanda jasa, meskipun saat itu jasanya dihargai dengan sangat minim. Tentu sekarang jauh berbeda terlebih pemerintah mulai memperhatikan kesejahteraan guru melalui tunjangan profesi guru (TPP). Bahkan guru pegawai negeri sipil mendapatkan porsi TPP lebih dari guru swasta. Maka dengan adanya perhatian dari pemerintah tersebut pendidik harus meningkatkan kwalitas dan jiwa panggilannya. Semestinya dengan TPP yang sudah diberikan sekian tahun ada bukti peningkatan kualitas lulusan.
Pemerintah berusaha mengontrol pemberian TPP dengan melihat kualitas pendidik melalui serangkaian tes kinerja, memang hasilnya cukup mengecewakan karena sebagian besar pendidik belum menunjukkan peningkatan kualitas. Hal ini menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk terus melakukan pengawasan terhadap kinerja guru.

Apakah TPP perlu dicabut? Tentu kita tidak dapat menerka-nerka karena pemerintah pasti akan memberikan kebijakan sendiri guna meningkatkan sumber daya pendidik


0 komentar: