Warga Perbatasan Lebih Memilih Malaysia

Perseteruan antara Indonesia dan Malaysia mengenai perbatasan sangat berbanding dengan kondisi riil di perbatasan. Menurut temuan komisi I DPR seperti yang dilansir Repblika bahwa warga dusun Tanjung Datu dan Camar Bulan lebih senang atas pembangunan infrastruktur oleh pada pemerintah Malaysia.
Bahkan banyak warga yang menjadi tentara atau polisi Malaysia. Mereka merasa lebih diperhatikan oleh pemerintah Malaysia daripada pemerintahnya sendiri. Ironis kan..
Maka faktor penting yang perlu mendapat perhatian pemerintah adalah pemerataan pembangunan disegala bidang. Hindari permusuhan antar warga negara/ golongn (lihat tuh PSSI dendam-dendaman segala), politisi harus bersih, utamakan kepentingan rakyat bukan golongan atau parpol, jauhkan agama dari politisasi penguasa, hilangkan premanisme, terorisme, pertikaian atas nama agama. Tirulah kebijakan-kebijakan Malaysia dalam memperlakukan rakyatnya.
Bersatulah pemerintah dan rakyat karena nasionalisme tanpa pembangunan, itu omong kosong kata Moctar Akil (Hakim Konstitusi).

0 komentar: