Malang Guru Tertipu Kredit Motor Honda Revo

Sungguh malang nasib guru-guru suatu SMP di kota Malang. Mereka tertipu oleh sales marketing dealer sepeda motor Honda Kurnia Motor kota Malang. Modusnya adalah kredit sepeda motor Honda Revo dengan uang muka 400 ribu angsuran 300 ribu selama 3 tahun. Si marketing sales mengatakan bahwa angsuran 300 ribu akan disubsidi oleh dealer. Akhirnya beberapa guru sejumlah 12 orang sepakat mengajukan kredit dan membayar uang muka pada si sales marketing yang bernama Arif. Nah pada saat pembayaran uang muka si sales mengatakan bahwa saat pihak finance (FIF, SAF, WOM) mengadakan survey, klien tidak boleh mengatakan angsuran 300 ribu tapi sesuai dengan aturan finance yaitu 441 ribu/450 ribu/457 ribu. Intinya klien disuruh berbohong pada pihak surveyor. Akhirnya finance setuju dan sepeda
motor dikirim. Pengiriman sepeda motor pun tidak datang bersamaan. Kasus penipuan mulai terungkap saat pembayaraan angsuran pertama. Beberapa guru yang membayar pada si sales marketing dinyatakan jatuh tempo alias terlambat dan mendapat telepon dari pihak finance. Padahal guru-guru telah membayar pada si sales marketing. Ketika ditelepon atau di sms tidak ada respon dari si sales marketing. Nah mulai kecurigaan muncul. Beberapa guru mencoba mendatangi pihak dealer sepeda Honda Kurnia Motor untuk meminta konfirmasi. Ternyata deales mengatakan bahwa program subsidi tidak ada dan itu merupakan penipuan. Dealer juga mengatakan bahwa si sales marketing yang bernama Arif merupakan sales lepas atau kontrak. Intinya guru-guru tidak bisa meminta pertanggung jawaban dealer tapi harus meminta pertanggung jawaban si sales marketing.
Yang lebih parah lagi 1 guru dan 1 karyawan sudah memberi uang muka (DP) pada si sales marketing sampai saat ini tidak ada kejelasan.

Apa boleh dikata ternyata guru-guru menjadi korban penipuan. Termasuk saya kena tipu.

5 komentar: